Kesehatan

Waspadai Penyakit Anemia Pada Ibu Hamil Beserta Dampaknya Pada Kesehatan Janin

Anemia Ibu Hamil

eKoran.co.id – Anemia merupakan keadaan dimana jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin yang ada di dalam sel darah merah berada di bawah normal. Sedangkan sel darah merah tersebut mengandung hemoglobin yang berperan penting dalam mengangkut oksigen dari paru-paru menuju ke seluruh bagian tubuh. Penyakit anemia ini dapat menyerang siapa saja, khususnya ibu hamil.

Penyebab Anemia sendiri beragam, antara lain kurangnya asupan makanan bergizi, kekurangan asam folat, gangguan sumsum tulang, kurang vitamin B12, pendarahan, genetik serta karena cacingan. Menurut data Riset Kesehatan Dasar di tahun 2013 menjelaskan bahwa 37,1% ibu hamil di Indonesia banyak yang terkena Anemia.

“Jumlah ibu hamil di Indonesia yang mengalami Anemia memang cukup tinggi. Biasanya karena pola makan yang salah sehingga memengaruhi sel darah merah,” ungkap dr Yustina Anie Indriastuti, MSc, SpGK, selaku wakil ketua PGMI.

Maka dari itu, kandungan gizi ketika hamil sangatlah penting guna mencegah Anemia yang nantinya akan mempengaruhi kesehatan pada janin. Pemeriksaan yang teratur juga penting untuk dilakukan dalam masa kehamilan. Selain itu, Anemia juga meningkatkan risiko kematian pada ibu yang diakibatkan oleh pendarahan, khususnya pada seseorang dengan kondisi anemia berat.

BACA JUGA :  Mengapa Sulit untuk Mengingat Memori Saat Masih Bayi?

Dr. Anie sendiri juga menyarankan supaya para ibu hamil mengonsumsi zat besi dari hewani seperti daging ayam, ikan, hati ayam dan daging sapi. Sedangkan untuk makanan nabati bisa diperoleh pada sayuran hijau, tahu serta buah-buahan. Selain itu, mereka juga wajib minum suplemen penambah darah selama satu kali sehari.

“Konsumsi juga buah-buahan yang mengandung vitamin C, sebab bisa membantu proses penyerapan zat besi oleh tubuh,” jelas Dr. Yustina Anie Indriastuti.

“Sebaiknya juga tidak mengonsumsi minuman, misalnya kopi, teh dan susu langsung seusai makan. Karena minuman tersebut akan mempersulit penyerapan zat besi di dalam tubuh,” tambahnya.

Untuk ibu yang sedang menyusui, keadaan tersebut membuat kualitas ASI menjadi kurang baik. Dan menjadikan ibu tersebut mudah lelah, lemas, letih dan lesu apalagi dalam kondisi ibu setelah melahirkan.

Comments

Berita Terhangat

To Top