News

Joko Widodo Serahkan Hadiah Dari Rusia Kepada KPK Sebagai Bentuk Kepatuhan Terhadap Aturan

Jokowi Dihadiahi Rusia

eKoran.co.id – Presiden Joko Widodo menyerahkan tiga hadiah atau gratifikasi yang di perolehnya dari perusahaan minyak swasta asal Rusia, Rosneft pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepala Sekretarian Presiden, Darmansyah Djumala menjelaskan bahwa pemberian hadiah tersebut diserahkan secara bertahap sejak kunjungan Presiden Jokowi ke negara Rusia pada 19-20 Mei 2016. Saat itu, Jokowi bertemu dengan CEO Rosneft, Igor Sechin, yang bertempat di Hotel Radisson Blu, Sochi, Rusia pada 20 Mei 2016.

Hadiah tersebut berupa sebuah lukisan , satu set cangkir warna putih dilapisi warna emas serta sebuah miniatur pompa pada kilang minyak yang juga dilapisi warna emas.

“Isinya ada tiga macam diberikan secara berkala, ada lukisan, dalam beberapa waktu diberikan lagi tea set kemudian pelakat. Tiga hadiah inilah yang kami laporkan kepada Ketua KPK, Pak Agus Rahardjo,” ungkap Kepala Sekretariat Presiden, Darmansyah Djumala, Jum’at, (28/10/2016).

Namun, tiga hadiah tersebut tidak langsung diberikan kepada Presiden Joko Widodo melainkan melalui pihak ketiga yakni PT Pertamina (Persero).

BACA JUGA :  Baby Sitter Asal Lampung Akui Dirinya Aniaya Bayi Nely Chao Tidak Hanya Sekali

“Diberikan secara bertahap sejak kami kembali dari kunjungan ke Rusia, cek saja tanggalnya berapa. Tetapi tidak langsung ke Pak Presiden, tetapi melalui pihak ketiga, yaitu Pertamina,”tambah Darmansyah.

Sebelumnya, pada 3 Mei 2016 Jokowi yang saat itu masih menjadi Gubernur DKI Jakarta juga pernah di hadiahi gitar merek Ibanes dari salah satu personel Metallica yaitu Robert Trujillo saat sedang konser di Jakarta. Namun gitar bas tersebut ia kembalikan.

Menurut Darmansyah Djumala, langkah yang diambil Jokowi untuk melaporkan gratifikasi kepada pihak KPK merupakan bentuk dari kepatuhannya terhadap aturan.

Bapak presiden menginstruksikan kepada saya untuk melaporkan gift ini kepada Ketua KPK langsung kepada Pak Agus. Dan sudah saya serahkan tadi. Pihak KPK tentu akan melanjutkan gift ini, memproses lebih lanjut sesuai dengan standart yang berlaku,” jelasnya.

Comments

Berita Terhangat

To Top