Internasional

Militan ISIS Kembali Luncurkan Serangan Ke Akademi Kepolisian Baluchistan Pakistan

Kepolisian Pakistan diserang

eKoran.co.id – Akademi Kepolisian Baluchistan yang terletak di kota Quetta, Ibu Kota Baluchistan, Pakistan di serang oleh sekelompok militan Taliban pada Senin (24/10/2016) malam. Sebanyak 44 orang tewas dan 100 orang mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut, dan ketiga militan itu dinyatakan tewas.

Kebanyakan korban yang meninggal adalah para taruna Kepolisian serta pasukan penjaga. Serangan pertama kali terjadi saat tiga anggota Taliban mengenakan rompi bom dan membawa senjata lengkap kemudian menyusup masuk area akademi.
Lalu mereka melakukan penembakan ke arah para calon polisi yang terdapat sebanyak 700 kadet. Kejadian tersebut membuat ratusan kadet ketakutan dan berlari untuk menyelamatkan diri masing-masing.

Salah satu korban, kadet Hikmatullah mengungkapkan awal mula peristiwa serangan itu terjadi, yaitu tiga orang teroris datang dan mengelabui kadet yang ada di dalam barak yang tengah terkunci dengan memakai kostum kamuflase serta wajah tertutup. Hikmatullah sendiri mengalami luka tembak di bahunya dan saat ini tengah di rawat di rumah sakit.

BACA JUGA :  China Menyalahkan Filipina Untuk Memicu Masalah

“Mereka juga mengetuk pintu barak yang tertutup dan mengaku sebagai anggota militer, begitu pintu dibuka, mereka langsung saja melepaskan tembakan,” jelas Hikmatullah.

“Mereka masuk ke komplek ini dengan melompati tembok yang memang tidak tinggi. Saya langsung lari dari kamar saya dan tertembak di bahu. Tapi saya masih berlari,” tambahnya.

Sementara itu, kelompok ISIS juga mengklaim bahwa mereka bertanggung jawab terkait penyerbuan pada akademi kepolisian di Quetta, Pakistan ini. Mereka juga mengungkapkan bahwa militannya telah melakukan sebuah penembakan dan bom bunuh diri.

“Dengan menggunakan senapan mesin dan granat, kemudian meledakkan rompi peledak di tengah keramaian,” ungkap pernyataan ISIS.

Atas kejadian tersebut, aparat keamanan Pakistan melakukan sebuah operasi keamanan secara besar-besaran selama beberapa jam sesaat setelah penyerang memasuki gedung dan melancarkan serangan.

Di hari yang sama, dua orang petugas bea cukai di tembak mati dan satu orang mengalami luka parah di Surab, selatan Quetta.

Comments

Berita Terhangat

To Top