Politik

Agus Janjikan Tidak Sewenang-Wenang Mengusir Warga

Agus Janjikan Tidak Sewenang-Wenang Mengusir Warga

eKoran.co.id – Calon gubernur Agus Harimurti Yudhoyono didesak oleh warga pada hari Rabu untuk tidak melakukan penggusuran sewenang-wenang jika ia terpilih, tindakan tersebut menyebabkan penderitaan warga.

Topan, warga Kecamatan Mangga Dua, mengatakan Agus, yang didampingi oleh pasangannya berjalan, Sylviana Murni, selama kunjungan, yang diusir warga tidak tahu apa yang harus dilakukan setelah kehilangan properti mereka.

“Kami harap Anda tidak akan mengusir warga sewenang-wenang karena ini membuat kita tidak mengetahui apa yang harus dilakukan,” kata Topan, menambahkan bahwa penduduk di daerah punya masalah dengan air bersih.

Dia mengatakan operator air keran kota milik Pam Jaya dan mitra bisnisnya tidak pernah memasang pipa untuk memasok air ke daerah tertentu.

Dalam menanggapi panggilan dari warga, Agus berjanji untuk mengelola kota lebih manusiawi dan akan memberikan perlindungan kepada semua orang.

“Kami akan membangun lebih baik, kota yang lebih adil dan lebih aman dengan pendekatan humanistik,” kata Agus warga.

Sementara itu, Agus dan Sylvi disambut hangat oleh warga dengan banyak ibu rumah tangga dan anak-anak meminta untuk mengambil foto dan berjabat tangan dengan pasangan tersebut.

Pagi-pagi, Agus dan Sylvi mengunjungi sebuah kuil Buddha di daerah terdekat, menjanjikan umat bahwa pemerintahannya akan membela pluralisme di kota dan melindungi kepentingan minoritas.

BACA JUGA :  Ahok Tidak Mau Ada Acara BakSos Ketika Acara Hari Anak Nasional

Jakarta gubernur berharap Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan produsen Betawi batik diperlukan untuk lebih kreatif dalam merancang motif sehingga mereka bisa menarik lebih luas pelanggan.

Saat mengunjungi desa Terogong di Cilandak, Jakarta Selatan, yang dikenal dengan batik Terogong Betawi, Rabu, Agus berjanji untuk mempromosikan produk di tingkat nasional dan internasional jika ia terpilih sebagai gubernur Jakarta di 15 Februari 2017.

“Saya bersyukur memiliki kesempatan untuk bertemu pengrajin batik Betawi. Saya berharap kami bisa mempromosikan batik ini untuk membuat komoditas nasional dan bahkan di seluruh dunia,” katanya.

Agus, yang juga mencoba menarik batik dengan (kapal tembaga dengan pena moncong seperti) canting dengan puluhan pengrajin menonton selama kunjungan, mengatakan bahwa dengan motif yang lebih menarik, batik Betawi bisa menjadi pilihan anak muda.

Selain memenuhi pembuatan batik, Agus juga mengadakan pembicaraan dengan para penduduk desa. Selama pembicaraan, Agus berjanji untuk membawa perbaikan ke kota, termasuk dalam keamanan, pendidikan dan kesejahteraan.

Selama kunjungan, Agus juga meresmikan pos dari tim dukungan di desa dengan menandatangani spanduk bantalan gambar dan yang dari pasangannya, Sylviana Murni.

Comments

Berita Terhangat

To Top