News

Polisi Janji Selidiki Ahok

Polisi Janji Selidiki Ahok

eKoran.co.id – Kapolda Jakarta, Inspektur. Jenderal Mochamad Iriawan telah berjanji untuk segera menyelidiki Gubernur Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama untuk dugaan penghujatan.

Dia membuat janji di depan ribuan anggota Front Pembela Islam (FPI) dan organisasi masyarakatl lainnya yang telah berbaris dari Masjid Istiqlal ke kantor Departemen Investigasi Kriminal Kepolisian Nasional (Bareskrim) dan Balai Kota.

“Kepala Bareskrim mengatakan kasus ini akan diproses,” katanya sambil berdiri di kendaraan milik demonstran diparkir di depan Balai Kota, Jumat sore.

Bareskrim kepala Kombes. Jenderal Ari Dono sebelumnya mengatakan polisi akan menyelidiki Ahok dalam hal tuduhan itu. Polisi telah mempertanyakan saksi dan mengumpulkan bukti-bukti mengenai tuduhan itu.

“Kami akan menginterogasi Ahok,” katanya kepada pengunjuk rasa di depan kantor Bareskrim di Jakarta Pusat.

Sebuah demonstrasi besar-besaran terhadap Ahok diperlukan lalu lintas dialihkan pada hari Jumat sore. Semua kendaraan menuju Jl. Medan Merdeka Selatan diarahkan ke Jl. Medan Merdeka Timur dan Jl. Medan Merdeka Utara.

Ahok dilaporkan mengatakan kepada orang-orang di Kabupaten Kepulauan Seribu untuk tidak “tertipu” oleh orang-orang yang mencoba untuk menyingkirkan dia dengan mengutip ayat Alquran Surah al-Maidah: 51. Dia kemudian meminta maaf atas pernyataannya dan mengatakan ia telah tidak bermaksud jahat. Namun, garis keras bersikeras permintaan maaf tidak cukup.

BACA JUGA :  Sebelumnya, Seck Osmane Minta Maaf ke Indonesia dan Nigeria

Ribuan orang dari kelompok-kelompok Islam garis keras berkumpul di Masjid Istiqlal di Jakarta Pusat dan mulai berbaris melalui kota, mendorong proses pidana terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama atas dugaan penghujatan.

Para pengunjuk rasa, yang sebagian besar adalah laki-laki mengenakan pakaian Muslim putih, terdengar berteriak, “Kami ingin gubernur Muslim”, “Bakar Ahok!” dan “Kafir!”

“Indonesia adalah negara berdasarkan hukum. Kami ingin negara untuk menunjukkan kehadiran dalam kasus ini, karena hukum memiliki peraturan tentang ini [penodaan agama],” Ja’far Shodiq, wakil sekretaris umum Front Pembela Islam ( FPI), mengatakan di Masjid Istiqlal, Jumat.

Ja’far meminta para pengunjuk rasa untuk melakukan “tindakan perdamaian”. Dia juga mengingatkan para demonstran untuk tidak menjadi rasis.

Ia mengatakan protes itu tidak terhubung ke pemilihan gubernur mendatang. Para pengunjuk rasa hanya ingin mengungkapkan keyakinan mereka, yang sesuai dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang mengatakan bahwa Ahok telah melakukan penghujatan dengan mengatakan orang di Kabupaten Kepulauan Seribu untuk tidak “tertipu” oleh ayat Alquran, Surah al -Maidah: 51.

Comments

Berita Terhangat

To Top