News

PLN dan Pertamina Akan Bersinergi ?

PLN dan Pertamina Akan Bersinergi ?

eKoran.co.id – Pemerintah berencana untuk menunjuk sebuah perusahaan energi milik pemerintah untuk fokus pada pengembangan panas bumi dalam upaya untuk memenuhi target bauran energi, mengatakan bahwa akuisisi Pertamina anak Pertamina Geothermal Energy (PGE) oleh perusahaan listrik negara PLN akan membuat impian ini menjadi kenyataan .

Meski enggan menyebutnya “akuisisi”, wakil Kementerian untuk energi, logistik, regional dan pengembangan pariwisata kecil dan menengah, Edwin Hidayat Abdullah, mengatakan sinergi antara PLN dan perusahaan minyak dan gas milik negara Pertamina akan meningkatkan efisiensi dan menghilangkan duplikasi investasi antara perusahaan energi milik negara.

“Komposisi saham masih dibahas, tapi intinya adalah kita ingin perusahaan berkomitmen untuk panas bumi pembangunan sehingga tidak akan ada lebih banyak kompetisi dan perselisihan harga listrik panas bumi,” kata Edwin di Jakarta, Kamis.

Untuk tujuan ini, kementerian telah menunjuk Danareksa sebagai konsultan keuangan untuk memeriksa aspek teknis dari akuisisi. Keputusan akhir akan dibuat sebelum akhir tahun.

BACA JUGA :  Ahok Mematuhi Putusan Pengadilan Terkait Reklamasi

“Kami belum memutuskan, tapi kita hati-hati akan mengevaluasi nilai PGE dan komposisi saham kedua perusahaan, persetujua sudah disepakatai dan akan dilanjutkan beberapa waktu kedepan,” Edwin melanjutkan.

“Hal ini bisa memiliki dampak positif jika dikembangkan secara baik dan sesuai dengan prosedur. Perencanaan ini juga akan disetujui pemerintah dan kami akan memulai pekerjaan ini kemungkinan pada akhir tahun ini.”

Dia mengatakan sinergi yang akan memungkinkan PGE untuk mempercepat pengembangan panas bumi untuk memenuhi 7,2-gigawatt (GW) target listrik dipasang pada tahun 2025, atau 23 persen dari total bauran energi. Saat ini, kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga panas bumi hanya 1,5 GW.

Hal ini dianggap sesuai dengan kebutuhan Indonesia akan pemakaian listrikmdan membantu perekonomian daerah kedepannya.

Comments

Berita Terhangat

To Top