Bisnis

Banten Akan Menjadi Kawasan Industri Yang Memikat Investor Australia

Banten Akan Menjadi Kawasan Industri Yang Memikat Investor Australia

eKoran.co.id – Sebuah perusahaan patungan antara Indonesia dan Australia diharapkan untuk menarik investor besar dari negara yang terakhir untuk membangun proyek industri pelabuhan terpadu yang terletak dekat dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, kata para pejabat.

“Ini bukan sebuah proyek yang akan berhenti. Ini akan terus tumbuh. Ini industri estate dengan pelabuhan yang, 770 hektar untuk memulai dengan itu dan di sisi lain ada lagi 800 hektar,” presiden Australia Indonesia Business Council (AIBC), Debnath Guharoy mengatakan di Jakarta, mengacu pada proyek diharapkan akan dibangun di Kohod, di mulut Sungai Cisadane di provinsi Banten.

Guharoy mengatakan kawasan industri, yang juga akan menampilkan tiga pembangkit listrik tenaga gas dengan kapasitas 450 MW masing-masing, adalah usaha pertama Australia di sebuah skema public private partnership di bidang infrastruktur di Indonesia.

Studi kelayakan diharapkan mulai sebelum akhir Oktober dan diharapkan selesai dalam waktu enam sampai sembilan bulan lamanya, kata Guharoy.

BACA JUGA :  Ahli: Pemantauan Arus Keuangan Bisa Menekan Terorisme

Empat perusahaan Australia telah menyatakan komitmen, yaitu ANZ, Infrastruktur Australia, Leighton dan PwC.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT) di Banten yaitu Babar Suharso mengatakan proyek ini diharapkan untuk membawa investasi minimal US $ 1,3 miliar selama lima tahun ke depan.

“Investasi adalah tulang punggung pembangunan daerah,” kata Babar, menambahkan bahwa baik investasi asing dan domestik sangat penting bagi perekonomian negara dan masyarakat.

Pembangunan kawasan industri akan menjadi kerjasama antara perusahaan Banten milik Banten Global Development dan AIBC.

Dalam kerja sama ini diharapkan Indonesia dan Australia dapat kembali membuat kerja menguntungkan antar kedua pihak negara. Selain itu juga, diharapkan industry ini dapat menyerap tenaga kerja asli Indonesia dan memberikan dampak bagi perekonomian masayarakat di sekitarnya.

Comments

Berita Terhangat

To Top