News

Jokowi Resmikan Terminal Bandara Baru di Natuna

Jokowi Resmikan Terminal Bandara Baru di Natuna

eKoran.co.id – Presiden Joko “Jokowi” Widodo secara resmi membuka terminal baru Ranai Airport di Pulau Natuna di Provinsi Kepulauan Riau, Kamis, yang dipandang sebagai dorongan untuk konektivitas dari salah satu daerah terluar Indonesia.

Ranai Airport berfungsi sebagai jembatan udara yang menghubungkan Natuna ke Tanjung Pinang, ibu kota provinsi dan kota-kota lain seperti Batam, kata Jokowi.

“Laut dan langit tidak menjadi pemisah. Konektivitas antar provinsi dan kabupaten sangat penting. Tanpa konektivitas, kita akan tertinggal,” katanya dalam pidato pelantikannya.

Konektivitas akan membantu orang-orang dan gerakan logistik di Natuna, yang akhirnya akan lebih rendah logistik dan biaya transportasi, tambahnya.

Jokowi berada di kunjungan kerja ke Natuna didampingi beberapa menteri senior, Kamis. Muncul setelah kunjungannya pada bulan Juni di mana ia mengadakan pertemuan kabinet di kapal perang di perairan Natuna menyusul sejumlah bentrokan antara kapal Indonesia dan Cina di daerah. Natuna duduk dekat dengan Laut Cina Selatan yang disengketakan.

Terminal yang seluas 3.865 meter persegi dengan kapasitas 385 orang dibangun bekerjasama dengan pemerintah daerah dan Angkatan Udara. Ia menggantikan mantan terminal 243 meter persegi. Landasan pacu juga diperluas untuk 42 meter dengan lebar dari 32 meter sebelumnya untuk mengakomodasi pesawat yang lebih besar.

BACA JUGA :  Dukungan Militer Dalam Aksi Kontra-Terorisme Menuai Pujian

“Saya telah menginstruksikan Departemen Perhubungan untuk membujuk sebanyak penerbangan mungkin untuk terbang ke Ranai,” katanya.

Jokowi juga mengatakan, pemerintah telah memulai pembangunan pusat perikanan 100 hektare di Selat Lampa di Natuna, yang akan dilengkapi dengan penyimpanan dingin. Pemerintah bertujuan untuk menyelesaikan pembangunan pada akhir tahun 2017 dan mengharapkan itu akan memiliki dampak ekonomi yang positif di daerah setempat.

Angkasa Yudha yang menjadi modul pelatihan udara Angkatan Udara, memamerkan kapasitas kekuatan udara Indonesia, di mana 50 jet tempur membuat atraksi udara.

Presiden Joko “Jokowi” Widodo menyaksikan demonstrasi kemampuan jera udara negara itu dalam acara tersebut, yang diselenggarakan di Natuna, Kepulauan Riau.

Komandan Angkatan Udara Pangkalan Ranai, Kolonel Nurtantio Affan mengatakan modul pelatihan udara  Angkasa Yudha 2016diadakan untuk menguji kemampuan tempur udara Angkatan Udara. Kehadiran Presiden Jokowi dalam acara penutupan pelatihan ini telah membuat lebih istimewa, dia mengakui.

“Kunjungan Presiden Jokowi untuk Natuna adalah khusus tidak hanya untuk Angkatan Udara, tetapi juga untuk semua warga Natuna. Selain itu, modul pelatihan udara bertepatan dengan peresmian [Ranai] bandara, “kata Affan pada hari Kamis.

Comments

Berita Terhangat

To Top