News

Sengketa Laut Cina Selatan Berdampak Besar bagi Indonesia

Sengketa Laut Cina Selatan Berdampak Besar bagi Indonesia

eKoran.co.id –¬†Asosiasi Pengajar Hukum Internasional (APHI) Indonesia telah menggelar suatu bentuk simposium nasional, dalam rangka membahas dampak dari adanya Putusan Permanent Court of Arbitration (PCA) terhadap sengketa antara Filipina dan juga Cina, yang sedang memperebutkan Laut Cina Selatan, terhadap Indonesia yang ada di Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, di Hari Selasa (30/8/2016).

Sekretaris dari Asosiasi Pengajar Hukum Internasional (APHI) Indonesia, yang bernama Maskun mengatakan, walaupun Indonesia belum menjadi negara yang mampu melakukan suatu bentuk klaim terhadap sengketa yang terjadi antara Filipina dan juga Cina, namun perlu ditekankan lagi, jika pada putusan PCA sepenuhnya ini dipengaruhi oleh Hukum Internasional.

Hal ini tentunya bisa mengakibatkan dampak yang besar bagi negara-negara lain yang ada di kawasan ASEAN, terlebih bagi Indonesia, yang juga Indonesia menjadi wilayah yang dikelilingi oleh laut, di mana laut ini berbatasan dengan negara lain.

“Walaupun Indonesia ini sendiri bukan menjadi salah satu pihak yang mampu melakukan suatu bentuk klaim terhadap kasus dari laut Cina Selatan, namun, tentunya, akan mempunyai dampak yang besar nantinya. Karena, Filipina itu sendiri negara dari anggota ASEAN dan Cina itu sendiri juga sebagai rumpun dari ASEAN.” tegas Maskun, di sela-sela simposium.

BACA JUGA :  Perburuan Teroris Dilanjutkan

Pada kasus yang tengah terjadi itu, menurutnya, sengketa ini bukan hanya murni terjadi antara Cina dan Filipina saja.

Akan tetapi, hal yang sama juga bisa berimbas ke beberapa negara yang lain, seperti termasuk Indonesia, dan nantinya malah melahirkan sengketa di kemudian hari.

Apabila cara penarikan yang merujuk dalam putusan PCA Mampu menyebabkan terjadinya implikasi, terlebih di dalam sistem penarikan garis pangkal lurus atau Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dan juga landas kontinen, Maskun kembali menegaskan, nantinya akan timbul dampak yang sangat luar biasa.

Indonesia nantinya juga akan menjadi salah satu negara yang sangat rentan untuk bisa menjadi salah satu pihak sengeta.

Dengan melakukan suatu bentuk tindak negosiasi dengan negara-negara ASEAN, Indonesia ini sendiri dinilai jika mampu mengatasi terjadinya sengketa antara 2 (dua) negara secara dini.

Dalam konteks kenegaraan misalnya, beberapa ahli hukum internasional juga ikut terlibat, yaitu dengan cara memberikan suatu masukan terhadap adanya kasus pada hari ini dan juga dampak yang akan terjadi ke depannya.

Comments

Berita Terhangat

To Top