Internasional

Netizen Menggerutu Menteri Besar India, Karena Digendong saat Banjir

Netizen Menggerutu Menteri Besar India, Karena Digendong saat Banjir

eKoran.co.id – Suatu foto yang memperlihatkan jika Shivraj Singh Chauhan, dialah seorang menteri besar negara bagian Madhya Pradesh, India Tengah, yang sedang digotong oleh 2 (dua) orang petugas polisi di saat dirinya berjalan menyusuri daerah yang terkena banjir, secara menyeruak menjadi viral di minggu yang lalu.

Foto itu sendiri telah membuat beragam reaksi yang ada di media sosial, ada yang bereaksi marah, dan tidak luput ada yang membuatnya menjadi lelucon di Twitter.

Foto itu lantas dijadikan sebagai meme, yang akhirnya beredar di media sosial.

Di dalam foto yang menyebar luas di media sosial, Shivraj Singh Chauhan ini sendiri tampak jika dirinya tengah digendong oleh para petugas polisi di saat dirinya berjalan di daerah yang banjir.

Padahal, ketinggian dari air itu hanya beberapa centimeter saja, atau mencapai semata kaki pengawalnya, tidak terlalu tinggi.

Kantor menteri besar menyebutkan jika Shivraj Singh Chauhan ini terpaksa digotong oleh petugas polisi, lantaran sang menteri besar tersebut mempunyai masalah dengan kakinya setelah dia terkena oleh sebuah benda keras yang ada di dalam lumpur.

BACA JUGA :  Indonesia dan Hong Kong Jalin Kerjasama Terkait Migran Bermasalah

Akan tetapi, dengan adanya penjelasan yang muncul itu, tidak membuat para pengguna Twitter untuk menghentikan cemoohannya.

Sebagian besar dari wilayah India ini tergenang oleh banjir karena di sejumlah sungai yang meluap di atas tingkat berbahaya.

Paling tidak, sebanyak 17 (tujuh belas) orang dilaporkan meninggal karena kejadian terkait adanya banjir ini yang melanda daerah Madhya Pradesh.

Untuk negara bagian Bihar, yang ada di India Timur ini, paling tidak, ada sebanyak 15.000 orang yang telah diungsikan dari rumah mereka masing-masing, setelah keadaan yang mirip dengan banjir ini menimpa di sejumlah daerah.

Banjir ini juga biasa terjadi di India, di saat musim hujan, mulai bulan Juni hingga bulan September.

Dengan datangnya musim penghujan dan juga intensitas curah hujan yang tinggi memang mulai diwaspadai dan juga mulai diantisipasi, agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.

Inilah pentingnya mencegah daripada mengatasi.

Semoga, jika kaki sang menteri besar juga benar-benar terkena sesuatu, bukan karena dia tidak mau menginjak tanah yang banjir.

Comments

Berita Terhangat

To Top