Kesehatan

Anak Kecanduan Gadget? Jangan Panik!

Anak Kecanduan Gadget? Jangan Panik!

eKoran.co.id – Saat anak sudah terlanjur dengan dengan benda yang bernama gadget, biasanya, orang tua akan mengalami suatu kesulitan untuk bisa melepaskan anaknya dari kecanduan gadgetnya tersebut. Apabila nantinya dipaksakan, maka anak akan ngambek dan juga marah apabila tidak segera dituruti apa yang menjadi keinginannya. Hingga pada akhirnya, orang tua menjadi merasa putus asa dalam menghadapinya dan mencoba untuk memilih membiarkan anak dengan melanjutkan kebiasaannya itu.

Tapi, sebenarnya, orang tua jangan terlalu cepat dalam menyerah untuk tetap bisa memperbaiki kebiasaan perilaku buruk anak tersebut. Karena menurut dari dr. Catharine Mayung Sambo, Sp.A yang merupakan berasal dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, tidak ada kata terlambat untuk mengembalikan kebiasaan anak ke jalan yang benar.

“Untuk bisa mengembalikan anak dari kecanduan dengan gadgetnya, pertama-tama kita harus membuat aturan yang ada di dalam rumah. Dia main itu tentu karena dirinya diizinkan, dia nonton juga karena lihat orang lain yang sedang nonton. Apabila kita menggunakan strategi dengan melarang, namun dia lihat orang tuanya sedang menonton, maka itu tidak akan efektif. Sebaiknya, memang satu rumah bisa sepakat dengan apa yang harus dilakukan sehingga anak ini akan bisa berkurang kecanduannya bersama dengan gadget. ujarnya, saat acara temu media yang berlangsung di Kemenkes, Rabu, 27 Juli 2016.

BACA JUGA :  Atasi Alergi dengan 3K

Jadi, bagaimana dalam mengubah kebiasaan atau kecanduan dari anak terhadap suatu gadget harus bisa kembali lagi kepada bagaimana orang tua dan juga orang-orang yang ada di sekitar anak.

“Kesepakatannya, bagaimana, mau seperti apa, itu harus bisa disepakati terlebih dahulu. Dengan nenek kakek, di mana ia mampu menghabiskan lebih banyak waktu juga, yang pasti semua banyak orang-orang yang ada di dalam hidup anak harus bisa sepakat seperti itu.” tandasnya.

Memang, kini tren gadget itu sendiri sedang dikatakan cukup tenar, terlebih dalam penggunaannya yang bisa dikatakan pada sasaran yang salah, di mana gadget lebih banyak digunakan oleh anak-anak, dan anak-anak menghabiskan banyak waktu mereka hanya untuk memainkan gadget saja, sehingga dirinya tidak akan paham dengan lingkungan yang ada di sekitar.

Comments

Berita Terhangat

To Top