Kesehatan

Kian Tingginya Usia Muda yang Terkena Diabetes

Kian Tingginya Usia Muda yang Terkena Diabetes

eKoran.co.id – Para peneliti yang ada di Northwestern University telah menemukan jika sebanyak 55 persen dari individu yang beresiko tinggi terkena diabetes ini tak terdeteksi, jika hanya mengandalkan pedoman umum yang telah dikeluarkan oleh United States Preventative Service Task Force (USPSTF) pada bulan Oktober tahun 2015 silam.

USPSTF ini menganjutkan bagi para dokter untuk memeriksa dari resiko adanya diabetes yang ada pada pasien dengan berusia 40 hingga 70 tahun, mengalami obesitas, atau menunjukkan dari gejala awal terjadinya diabetes.

Akan tetapi, berdasarkan penelitian yang telah diterbitkan dalam PLos Maedicine, banyak orang yang berada di luar kriteria itu mengembangkan suatu penyakit diabetes ini.

Seperti yang telah dihimpun dari laman Kompas Health, Jumat (15/7/2016), jika individu yang memiliki resiko diabetes ini melewatkan dari pemeriksaan kesehatan khusus bagi para pra-diabetes, maka mereka bisa kehilangan tindakan pencegahan yang diperlukan, seperti dengan makan makanan yang sehat, melakukan olahraga, serta mengambil obat yang telah diresepkan, ujar para peneliti di dalam suatu studi.

“Mencegah dan juga mengobati diabetes sejak dini menjadi salah satu hal yang sangat penting, di mana banyak pasien yang kurang beruntung karena diabetes sudah terlanjur akut.” kata penulis studi senior yang bernama Dr. Matthew O’Brien, yang merupakan seorang asisten profesor kedokteran yang ada di Northwestern University dan seorang dokter dari Northwestern Medicine.

BACA JUGA :  Waspadai Penyakit Anemia Pada Ibu Hamil Beserta Dampaknya Pada Kesehatan Janin

“Seseorang bisa meninggal dunia akibat diabetes yang terkomplikasi selama bertahun-tahun lamanya, seperti dari serangan jantung atau stroke. Kami sangat tertarik untuk melakukan penelitian ini secara lebih lanjut, karena tren populasi sedang mengembangkan diabetes di usia muda dengan berat badan yang cukup ideal.”

Langkah yang efektif untuk mencegah dari diabetes ini, O’Brien memberikan jawaban dengan menetukan apa saja yang menjadi faktor-faktor resiko lain yang perlu untuk diperhitungkan. Dokter juga diminta untuk menggunakan catatan kesehatan elektronik pasien guna melakukan identifikasi siapa saja yang beresiko untuk terkena diabetes walau mereka tidak menunjukkan gejalanya.

Saat seseorang itu sudah memasuki usia 30 tahun, ada baiknya untuk bisa melakukan cek kesehatan secara menyeluruh, termasuk dalam pemeriksaan resiko diabetes.

Comments

Berita Terhangat

To Top