Internasional

ISIS Klaim Sebanyak 5.200 Orang Tewas dan Luka Sepanjang Ramadan 2016

ISIS Klaim Sebanyak 5.200 Orang Tewas dan Luka Sepanjang Ramadan 2016

eKoran.co.id – Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah mengklaim jika pihaknya sudah menewaskan dan melukai hingga ribuan orang yang ada di seluruh dunia, sepanjang bulan Ramadan yang baru saja berlalu itu.

Majalah mingguan yang terbitan dari ISIS, Al-Naba, menyebutkan jika sebanyak kurang lebih 5200 orang tewas dan terluka dalam apa yang disebutkan sebagai “operasi militer” di seluruh dunia di sepanjang bulan Ramadan tahun 2016 ini.

Majalah ini juga memasukkan ke dalam daftar 50 orang yang tewas pada klub gay Pulse yang berada di Orlando, Amerika Serikat dan juga para korban yang telah meninggal dalam penyanderaan suatu restoran yang ada di Dhaka, Bangladesh.

Serangan bom bunuh diri yang terjadi di Baghdad pada awal bulan Juli yang lalu telah menewaskan sebanyak 292 orang dan diklaim oleh majalah tersebut jika bom bunuh diri itu merupakan hasil operasi dari ISIS.

Dalam suatu infografik yang ditampilkan pada majalah itu menunjukkan jika ada sebanyak 14 serangan teror yang terjadi di seluruh dunia, termasuk di Suriah, Irak, Amerika Serikat, Eropa, Asia, hingga Afrika.

BACA JUGA :  Password Jutaan Pengguna Twitter Terancam Bocor

Selain dari serangan bersenjata serta dari bom bunuh diri, di dalam majalah tersebut juga menyebutkan adanya pembunuhan dari seorang polisi dan juga istrinya yang ada di Paris, Perancis di mana telah dilakukan oleh Larossi Abdallah yang juga merupakan bagian dari operasi tersebut, yang telah dilansir dari laman Kompas, Rabu, (13/7/2016).

Akan tetapi, hal yang mengejutkan terjadi, di mana ISIS malah tidak memasukkan serangan bom bunuh diri yang ada di bandara Ataturk, Istanbul yang telah menewaskan sebanyak 41 orang di dalam daftar kesuksesan ISIS.

Padahal, para pejabat keamanan yang ada di Turki langsung dengan cepat menuding jika ISIS merupakan otak serangan di Istanbul, setelah tak lama tragedi tersebut terjadi di kota itu.

Memang, ISIS sangat menyesatkan di mana ajaran mereka yang sangat menyimpang. Yang seharusnya di bulan ramadan harus berbuat baik dan bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi karena itu bulan suci, malah ISIS melotarkan aksinya.

Sudah sewajarnya jika ISIS itu memang bukanlah Islam, melainkan pemberontak yang kini sudah merajalela.

Comments

Berita Terhangat

To Top