Internasional

‘British Exit’, Donald Trump Dukung Inggris Keluar dari Uni Eropa

"British Exit", Donald Trump Dukung Inggris Keluar dari Uni Eropa

eKoran.co.id – Calon Presiden Amerika Serikat yang berasal dari Partai Republik, Donald Trump, telah mendukung Inggris untuk bisa keluar dari Uni Eropa. Akan tetapi, Donald Trump mengaku jika dirinya belum mempelajari dengan mendalam mengenai referendum Brexit.

Brexit merupakan kependekan dari British Exit yang menjadi salah satu sebutdan untuk referendum dari keanggotaan Uni Eropa, yang nantinya akan digelar pada Hari Kamis, 23 Juni 2016 waktu setempat. Dalam referendum ini berguna untuk menentukan apakah Inggris akan keluar dari Uni Eropa atau tetap tinggal.

Isu Brexit ini emicu berbagai kritikan dari beragam pihak, terutama pada kalangan investor serta negara Barat yang lain mengkhawatirkan kekacauan yang terjadi di kawasan Eropa apabila Inggris memang benar-benar keluar dari Uni Eropa.

“Saya pikir, orang0orang tidak seharusnya untuk mendengarkan saya karena saya tak terlalu fokus dengan isu-isu tersebut.” ujar Donald Trump yang merujuk dalam isu Brexit, dalam wawancaranya dengan media Amerika Serikat, Fox News, dilansir dari AFP, dan dilansir dari laman Kompas, Kamis (23/6/2016).

Akan tetapi, Donald Trump telah menyinggung kekacauan yang ada di kawasan Eropa di mana dipicu oleh krisis imigran. Isu yang sama juga sering diserukan oleh Donald Trump yang ada di dalam kampanye di Amerika Serikat. “Saat Anda telah melihat persoalan yang terjadi di Inggris, kehendak hati saya mengatakan jika berjalanlah sendiri dan coba kembali ke asal. Hal ini hanya perasaan saya saja.” katanya yang menyiratkan dukungan agar Inggris bisa keluar dari Uni Eropa.

BACA JUGA :  Mantan Miss Turki Dipenjara Karena Hina Erdogan

Di Hari Jumat, 24 Juni 2016, Donald Trump dijadwalkan akan berkunjung ke Skotlandia, salah satu bagian dari Inggris Raya, guna menghadiri pembukaan lapangan golf milik Trump yang berlokasi di Turnberry. Saat itu, hasil referensum Brexit diperkirakan sudah bisa untuk diketahui.

“Saya akan berada di tengah-tengah. Saya akan ada di sana, saat hasilnya nanti keluar.” tandas Donald Trump.

Meskipun Donald Trump mendukung Brexit tersebut, namun Trump menegaskan jika publik Inggrislah yang sebenarnya memiliki hak untuk menentukan nasibnya sendiri. “Saya ingin orang-orang melakukan apa yang ingin mereka lakukan.” tegas Donald Trump yang merupakan seorang pengusaha real estate dari New York tersebut.

Comments

Berita Terhangat

To Top