Internasional

Google Dituduh Mencuri Teknologi Proyek Wi-Fi Loon Dari Space Data Corporation

Google Dituduh Mencuri Teknologi Proyek Wi-Fi Loon Dari Space Data Corporation

eKoran.co.id – Alphabet, perusahaan induk dari Google, sedang dituduh mencuri ide di balik Proyek Loon, jaringan nirkabel-data berbasis balon dari sebuah perusahaan AS yang berjudul Space Data Corporation (SDC).

Proyek Loon adalah jaringan balon yang mengapung di stratosfer di tepi ruang, dipersenjatai dengan antena broadband untuk membantu memberikan akses internet kepada orang-orang yang tinggal di daerah pedesaan dan terpencil di seluruh dunia. Ini diluncurkan pada 2013 oleh Google X Lab, divisi teknologi eksperimental dari Google.

SDC adalah sebuah perusahaan teknologi nirkabel berbasis di Chandler, Arizona. Perusahaan mengklaim bahwa itu dikembangkan teknologi untuk jaringan balon Wi-Fi lebih dari satu dekade lalu dan dipatenkan ide, yang kemudian digunakan dalam dua produk utama perusahaan – yaitu SkySat dan platform SkySite – yang saat ini digunakan oleh Korps Marinir AS, serta untuk menyediakan penerbangan murah suara dan komunikasi data di lokasi pedesaan.

Dalam gugatan yang diajukan pada Senin (13 Juni 2016) dengan Pengadilan Negeri untuk Distrik Utara California di San Jose, SDC menjelaskan bagaimana Google tertarik membeli perusahaan, sejauh bahwa lebih dari 10 perwakilan dari Google bertemu dengan perusahaan pada tahun 2007 dan 2008 untuk membahas potensi kemitraan.

BACA JUGA :  Ledakan di Bangladesh Menewaskan 4 Orang Saat Shalat Idul Fitri

Namun, Google memutuskan untuk tidak berkolaborasi dengan SDC atau mengakuisisi perusahaan karena pendiri dan CEO SDC Jerry Knoblach mengatakan kepada Wall Street Journal tentang potensi akuisisi pada tahun 2008, dan sebagai gantinya mulai mengembangkan jaringan balon sendiri pada tahun 2011, yang secara resmi diumumkan pada tahun 2013 sebagai proyek Loon.

SDC mengatakan bahwa mengumpulkan data tentang stratosfer setelah menghabiskan ratusan ribu jam terbang terbang berbagai platform balon yang ditanggung nya. Untuk itu, hal itu diberikan izin oleh Departemen Pertahanan AS untuk menangani informasi rahasia seperti data yang dikumpulkan dianggap rahasia negara, dan perusahaan harus memastikan bahwa data yang eksklusif dan teknologi tetap rahasia.

SDC menyatakan bahwa Google mencuri teknologinya dengan rincian rahasia dari teknologi yang dipatenkan dibagikan selama pertemuan di bawah perjanjian non-disclosure (NDA) dan perusahaan mengatakan bahkan memiliki bukti fotografi menampilkan pendiri Google Larry Page dan Sergey Brin melihat prototipe untuk balon.

Comments

Berita Terhangat

To Top