Teknologi

Apple Terancam Penjualan Ponselnya di Beijing akan Dihentikan

Apple Terancam Penjualan Ponselnya di Beijing akan Dihentikan

eKoran.co.id – Apple terancam kehilangan kesempatannya dalam membuat keuntungan dari potensi pasar yang ada di Cina. Masalahnya, raksasa teknologi yang berasal dari Amerika tersebut kalah melawan gugatan paten serta diminta untuk berhenti dalam menjual dua jenis ponsel miliknya.

Penggugat ialah perusahaan rintisan yang bernama Shenzhen Baili. Mereka telah mengajukan gugatan karena menganggap jika ponsel iPhone 6 dan iPhone 6 Plus telah melanggar paten mengenai desain ponsel.

Detelah dari Shenzhen Baili, dengan memenangkan gugatan itu, Apple juga diminta untuk menghentikan penjualan kedua jenis iPhone di atas di Ibukota Cina, Beijing.

Apple telah mengatakan jika keputusan yang telah diambil oleh pengadilan tersebut masih dalam status menunggu banding, sehingga belum memiliki pengaruh terhadap penjualan ponsel.

Selama ini, Apple masih aman-aman saja berjualan di Cina. Bahkan, mereka juga seolah kebal dari ketatnya peraturan yang ada di Negeri Tirai Bambu tersebut serta vendor lain tentu banyak yang merasa iri, seperti yang dilansir dari laman Kompas, Hari Sabtu, 18 Juni 2016.

Saat Cina dipimpin oleh Presiden Xi Jinping, situasi menjadi berubah. Cina menjadi semakin ketat dalam mengatur teknologi dan kontennya, sementara itu, perusahaan lokal yang ada di sana juga mulai mencoba untuk belajar dalam memanfaatkan adanya perubahan itu.

BACA JUGA :  Menguji Manusia Pada Implan Futuristik Untuk Meningkatkan memori dan Mengobati Alzheimer Dimulai

Misal dalam hal pengaturan paten secara lokal. Seiring dengan semakin matangnya sistem, perusahaan lokal akan tetap memanfaatkannya dengan mengajukan gugatan atau klaim terhadap adanya pelanggaran paten, meskipun penggugat bukanlah perusahaan yang pertama mengembangkan adanya paten itu.

“Sebenarnya, tidak banyak perusahaan Cina yang telah menggugat paten perusahaan Amerika Serikat dan berhasil menang. Akan tetapi, sekarang Anda akan mulai melihat nantinya akan ada lebih banyak yang menang.” komentar yang muncul dari Erick Robinson, yang merupakan Chief Patent Counsel for Asia Pacific, Rouse China Law Firm.

Perlu diketahui, Shenzen Baili yang mampu memenangkan gugatan pada Apple tersebut tidak dikenal di luar Cina. Mereka bahkan juga tidak memiliki situs web resmi.

Adapula yang mengindikasikan jika Shenzen Baili memiliki nama lain yaitu Digione. Perusahaan yang disebut belakangan mirip dengan Xiaomi, dikenal sebagai perusahaan pembuat ponsel yang murah.

Comments

Berita Terhangat

To Top