News

Ingin Dirikan Negara Baru, Mantan Anggota Gafatar Bersumpah Kepada NKRI

Menteri Transmigrasi dan Pemberdayaan Daerah Tertinggal, Marwan Jafar mengatakan kementeriannya akan memungkinkan mantan anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang berasal dari Pulau Jawa untuk ikut serta dalam program transmigrasi daerah dengan memenuhi tiga ketentuan khusus yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Mereka harus menyatakan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, falsafah Pancasila, dan juga harus mencium bendera Merah Putih,” kata Marwan yang diwawancarai oleh wartawan ketika berada di Subang, Jawa Barat, hari Jumat, 29 Januari.

Menurut Marwan, ketiga syarat diatas ditujukan untuk mengembalikan rasa nasionalisme para mantan anggota Gafatar tersebut. Hal mengingat informasi dari polisi yang sebelumnya mengatakan bahwa organisasi ini memiliki misi untuk mendirikan negara sendiri.

8-mantan-anggota-gafatar-diminta-bersumpah-setia-kepada-nkri

Mantan anggota Gafatar yang diungsikan oleh TNI Polri. Sumber: Tempo

“Jadi, sebelum ikut serta program transmigrasi, mereka harus menyatakan setia kepada tanah air,” tambah Marwan.

BACA JUGA :  Warga Jakarta Jalani Akhir Pekan Ke Tempat-Tempat Wisata

Marwan menjelaskan bahwa program transmigrasi yang disediakan oleh pemerintah sudah dipersiapkan secara matang. Warga yang ingin ikut serta dipersilakan untuk mendaftar di badan transmigrasi daerah masing-masing.

Mereka yang nantinya bersedia untuk dikirim menuju daerah-daerah tertinggal akan disediakan modal berupa lahan selebar 2 hektar, sebuah rumah, dan tunjangan sebesar 3,5 juta rupiah per bulannya.

Kementerian Transmigrasi dan Pemberdayaan Daerah Tertinggal mencatat ada 122 daerah tertinggal yang tersebar di beberapa kabupaten di Pulau Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Sumatera. Daerah-daerah ini membutuhkan program transmigrasi dan tambahan penduduk demi meningkatkan roda pertumbuhan perekonomian dan modernisasi wilayahnya.

Comments

Berita Terhangat

To Top