News

Mahasiswa Indonesia Memenangkan Penghargaan di ICYS 2016

e-Koran – Mahasiswa Indonesia Memenangkan Penghargaan di ICYS 2016. Wilbert Osmond (SMA Chandra Kusuma, Medan) dianugerahi medali emas dalam kategori ilmu komputer untuk penelitian berjudul Chaotic Boolean Networks (CBN-01) Encryption. Luh Ayu Nanamy Khrisnashanti Eva Susila (SMAN 4 Denpasar, Bali) meraih medali perak dalam kategori ilmu lingkungan untuk kertas penelitian berjudul Salacca Coffee Dari Ular Buah Limbah Biji Dengan Kulit Nanas dan Papaya Latex.

Medali perunggu diberikan kepada Patricia Tiara (SMA St. Aloysius 1 SMA, Bandung) di bidang teknik untuk kertas penelitian berjudul Nono Box (Long Distance Suction Fan Menggunakan Prinsip Tornado) dan Isabela Pu Dwi Andini (SMA Trinita, Bandung) di komputer kategori sains untuk makalah penelitian berjudul Aplikasi OCa untuk Mengurangi Berat.

Tania Suradja (SMA St. Laurentia, Tangerang) juga dianugerahi medali perunggu dalam kategori ilmu kehidupan untuk makalah penelitian berjudul Pengaruh Tridax Procumbens Ekstrak dari Bakteri yang Ditemukan di Kaki. Sebuah medali perunggu juga diberikan untuk upaya kolaborasi antara Kadek Adindya Pradnya Putri (SMAN 1 Denpasar, Bali) dan Putu Agastria Satyana (Universitas Udayana, Bali). Bersama-sama mereka menulis sebuah makalah penelitian yang berjudul Potensi Serangga sebagai antibiotik dalam kategori ilmu kehidupan.

BACA JUGA :  SBY Panggil Pejabat Partai Terkait Penangkapan

Sebuah penghargaan khusus disajikan untuk Mas Daffa Muhamad dari Depok dalam kategori matematika untuk makalah penelitian yang berjudul Solusi untuk Traveling Salesman Problem untuk Distribusi Logistik di PT JNE Regional Depok Menggunakan Aplikasi Linear Programming dan Program Solver.

Terdiri siswa SMA yang dipilih dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, Kompas melaporkan bahwa tim didampingi oleh Monika Raharti, direktur International Conference of Young Scientists (ICYS), Janto V Sulungbudi dari Universitas Katolik Parahyangan dan Syailendra Harahap dari Pusat Inovatif.

ICYS didirikan pada tahun 1994. Tahun ini, konferensi ini menarik lebih dari 200 peserta dari 28 negara. Para mahasiswa Indonesia yang berpartisipasi dalam konferensi ini adalah pemenang dari Lomba Peneliti Belia Nasional.

Comments

Berita Terhangat

To Top