Sains

Fenomena Alam Hujan Meteor Lyrid akan Menghiasi Langit Malam ini

Fenomena Alam Hujan Meteor Lyrid akan Menghiasi Langit Malam ini
Fenomena Alam Hujan Meteor Lyrid akan Menghiasi Langit Malam ini

eKoran.co.id, JAKARTA – Malam ini akan ada fenomena alam yaitu hujan meteor lyrid. Waktu terjadinya adalah sepanjang malam pukul 20.00 sampai pada subuh nanti. Meteor ini akan terlihat seperti bintang jatuh.

Meteor ini juga tidak akan jatuh ke bumi karena akan terbakar 80 kilometer saat melewati atmosfer. Hujan meteor lyrid merupakan hujan meteor terlama dibandingkan hujan meteor lainnya sejak 2600 tahun yang lalu. Sayangnya hujan meteor lyrid bertepatan dengan munculnya bulan purnama, sehingga cahaya meteor akan kelihatan redup.

Nama dari meteor lyrid ini berasal dari konstelasi lyra. Hujan meteor ini terjadi karena debris dari komet yang melewati bumi. Jika kalian ingin melihat fenomena alam ini harus dilihat dari cuacanya terlebih dahulu, cerah atau mendung. Karena kalau mendung, keindahan cahaya dari meteor-meteor tidak akan terlihat.

Kemarin (20 April 2016) Ketua Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, menyatakan bahwa,” sebenarnya hujan meteor lyrid ini terjadi setiap tahun, namun puncak hujan meteor tahun ini akan terjadi pada tanggal 16-25 April 20016. Saat terjadi hujan meteor lyrid nanti, akan ada penampakan seperti titik cahaya bintang yang berpindah-pindah. Sehingga jatuhnya bisa kebawah, ke kanan juga bisa ke kiri. Titik-tik itu juga kan berganti setiap satu atau dua menit sekali”.

BACA JUGA :  Penemuan Tiga Planet yang Layak Bagi Kehidupan Baru

Thomas Djamaluddin juga menambahkan,” Fenomena ini akan lebih bagus jika dinikmati di wilayah gelap dan jauh dari gangguan cahaya seperti pedesaan, karena terhindar dari polusi. Untuk kawasan kota besar seperti Jakarta akan sulit melihat hujan meteor lyrid dikarenakan banyak cahaya lampu rumah ataupun jalan dan terganggu oleh polusi cahaya”.

Hujan meteor lyrid bisa diamati tanpa menggunakan teleskop ataupun binokuler. Hal ini dikarenakan pergerakan hujan meteor yang sangat cepat, yaitu mencapai 50 km/jam.

Menurut penelitian, kondisi cuaca yang normal sangat bagus untuk melihat hujan meteor ini karena puluhan bahkan ratusan meteor bisa terlihat jelas dilangit.

Comments

Berita Terhangat

To Top