News

Jokowi Dukung Pencegahan Penyelundupan Indonesia

Jokowi Dukung Pencegahan Penyelundupan Indonesia

Presiden Joko “Jokowi” Widodo menyerukan tindakan nyata untuk mengekang penyelundupan yang merajalela selama batas yang kadang-kadang didukung oleh personel negara tidak jujur ​​dan mengganggu daya saing nasional dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC).

Sebagai negara kepulauan dengan 17.000 pulau yang membentang dari Sabang di Aceh sampai Merauke di Papua, Indonesia adalah pasar yang besar untuk berbagai barang selundupan, seperti barang industri, elektronik, produk perikanan, produk pertanian dan obat-obatan.

“Polisi dan personil militer harus tetap waspada untuk mencegah penyelundupan,” kata Jokowi pada pertemuan kabinet terbatas di Istana Negara, Rabu.

BACA JUGA :  Revisi UU Upaya Jegal Ahok ?

Dia mengatakan penyelundupan adalah masalah besar bagi Indonesia karena terganggu pasar lokal dan melemahkan daya saing bangsa, terutama dengan produk sejenis yang diproduksi secara lokal.

Dia menggarisbawahi peran strategis baru didirikan Dewan Keamanan Maritime (Bakamla) dalam memerangi penyelundup karena akan mengintensifkan pengawasan terpadu di pelabuhan kecil, patroli perbatasan dan kerjasama dengan negara-negara tetangga jika diperlukan.

Namun, Jokowi mendesak toleransi nol untuk penyelundupan dan mengatakan bahwa setiap personel negara ditemukan kembali penyelundupan harus menghadapi kekuatan penuh hukum. “Saya ingin total, reformasi menyeluruh,” tambahnya.

Comments

Berita Terhangat

To Top