Internasional

Pemerintah Thailand Diminta Untuk Segera Menobatkan Putra Mahkota Vajiralongkorn Untuk Menjadi Raja

Vajiralongkorn Menjadi Raja

eKoran.co.id – Setelah satu bulan meninggalnya Raja Bhumibol Adulyadej pada 18 Oktober lalu, kini anggota parlemen Thailand mendesak supaya parlemen secepatnya mengundang Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn dan mengesahkannya menjadi Raja Thailand selanjutnya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha menjelaskan bahwa Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn menginginkan supaya proses penobatannya di tunda terlebih dahulu. Karena ia mau memberikan waktu untuk berduka cita bagi rakyatnya atas kepergian sang Raja Bhumibol.

Selain itu, Perdana Menteri Prayuth juga menyatakan kalau pemilu di Thailand akan tetap dilaksanakan pada 2017.
“Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn ingin memberikan waktu berkabung bagi para publik di Thailand,” jelas Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha, Senin (28/11/2016).

“Setelah ini kami akan memasuki proses di parlemen. Kami berharap dapat berlangsung dalam satu hingga dua hari ke depan,” tambahnya.

Rencananya, penobatan Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn menjadi Raja Thailand akan dilaksanakan pada 1 Desember 2016. Tetapi resminya ia menjadi Raja akan di umumkan setelah negara Thailand mengadakan upacara kremasi bagi Raja Bhumibol.

BACA JUGA :  Manny Pacquiao Memenangkan Kursi di Senat Filipina

Sementara itu, Thailand kini sudah mulai sibuk menyiapkan pembangunan tungku kayu pembakaran jenazah bagi sang Raja Bhumibol yang meninggal di usianya yang ke 88 tahun karena sebuah penyakit yang di deritanya. Sebanyak 8.000 orang diperkirakan akan terlibat dalam upacara kremasi tersebut.

Saat ini, Pangeran Vajiralongkorn tengah berada di negara Jerman. Namun ia akan segera terbang ke Thailand untuk memenuhi undangan parlemen. Sampai saat ini pun, Putra Mahkota Vajiralongkorn belum berbicara apapun kepada publik.

Raja Bhumibol Adulyadej meninggal pada 13 Oktober 2016. Ia memiliki peran penting dalam menjaga kestabilitasan negara Gajah Putih tersebut yang sudah beberapa puluh tahun di hampiri konflik yang tiada hentinya. Kepergiannya meninggalkan duka yang mendalam bagi warga Thailand.

Comments

Berita Terhangat

To Top