Internasional

Israel Kebakaran Hebat, Pemerintah Minta Bantuan Ke Negara Tetangga Untuk Memadamkan Api

Israel Kebakaran

eKoran.co.id – Israel bagian utara dan tengah kini tengah dilanda peristiwa kebakaran yang hebat. Hal tersebut membuat puluhan ribu warga yang berada dilokasi di haruskan mengungsi dari kota itu. Kobaran api membakar beberapa rumah dan menyebar pada kawasan hutan-hutan di barat Yerussalem serta beberapa wilayah di Tepi Barat di wilayah Israel.

Saat ini pemerintah Israel juga meminta bantuan ke negara tetangga guna memadamkan api yang terlanjur menyebar tersebut. Negara yang telah siap menawarkan bantuannya antara lain adalah Ciprus, Yunani, Turki, Kroasia dan Rusia. Selain itu mereka juga meminta bantuap berupa pesawat pemadam api “Super Tanker” kepada negara Amerika Serikat.

Namun karena cuaca saat ini kering dan berangin, membuat api menyebar cepat di kawasan pemukiman di Haifa. Meskipun tidak ada laporan mengenai korban jiwa, tetapi sejumlah orang terpaksa di larikan ke rumah sakit karena menghirup asap yang menyebabkan sulit bernafas.

BACA JUGA :  Baru Lahir Tapi Bayi di Alabama Ini Sudah Menggenggam Alat Kontrasepsi

Di lain pihak, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan jika pelaku pembakaran di Israel disebut sebagai teroris.

“Setiap pembakaran yang dilakukan pelaku adalah tindakan terorisme. Siapapun yang melakukannya akan dihukum seberat-beratnya,” kata Benjamin Netanyahu.

Otoritas Israel kini tengah sibuk menyelidiki penyebab dari kebakaran tersebut. Di duga ada unsur kesengajaan yang menyebabkan peristiwa kebakaran ini terjadi.

Sementara itu Wali Kota Haifa, Yonah Yahav menjelaskan bahwa ada kemungkinan terjadi kebakaran hebat pada sejumlah titik di daerah Israel. Hal tersebut dikarenakan adanya seseorang yang melemparkan rokok dekat tumpahan minyak ataupun cairan yang mudah terbakar. Sehingga membuat api membesar serta menyambar rumah-rumah dan pohon yang ada di sekitarnya.

“Seseorang nampaknya melempar rokok di area penuh minyak atau cairan mudah terbakar di kawasan industry, hingga kebakaran terjadi disertai asap tebal,” ungkap Yonah Yahav.

Comments

Berita Terhangat

To Top