Internasional

Kelompok Abu Sayyaf Telah Menculik Pria Asal Jerman Dan Membunuh Pasangannya

Abu Sayyaf Lakukan Penculikan

eKoran.co.id – Abu Sayyaf kembali melakukan penculikan, kali ini korbannya adalah pria asal Jerman yang bernama Juegen Kantner di tawan oleh kelompok Abu Sayyaf pada Minggu (6/11/2016). Berita tersebut muncul ketika di temukannya mayat seorang perempuan yang di duga adalah pasangan dari Juegen kantner.

Pernyataan tersebut di benarkan oleh Komando Mundanao Barat, Mayor Filemon Tan Jr.

“Mereka menculik Juegen Kantner kemudian membunuh rekan perempuannya ketika pasangan itu berlayar di perairan tetangga Filipina di Sabah, Malaysia,” ungkap Tan.

Jenazah korban di temukan penduduk desa terbaring di samping senapan yang berada di kapal pesiar biru dengan bendera Jerman dan terletak di lepas pantai Pulau Laparan di Provinsi Sulu. Provinsi tersebut merupakan tempat militan.

Saat ini, korban yang meninggal tengah di autopsi oleh petugas polisi di provinsi Tawi Tawi sebagai usaha untuk mengonfirmasi klaim kelompok Abu Sayyaf.

“Yang mengkhawatirkan adalah bahwa jasad korban di temukan dalam keadaan telanjang dan terdapat sejumlah luka memar di wajah dan ada kemungkinan telah di perkosa,” jelas militer Filipina.

BACA JUGA :  Donald Trump Di Amankan Petugas Saat Melakukan Kampanye Menjelang Pemilihan Presiden AS

Tahun 2008, Juegen Kantner bersama sang istri Sabine Merz juga pernah di sandera oleh sekawanan perompak asal Somalia selama 52 hari ketika menaiki kapal pesiar melintasi Teluk Aden. Namun akhirnya berhasil dibebaskan setelah di beri uang tebusan.

Di lain pihak, Presiden Filipina Rodrigo Duterte akan mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak Minggu ini. Sebab dalam menangani kasus Abu Sayyaf ini memerlukan perhatian dari kedua negara tersebut sebagai bentuk untuk meningkatkan perhatian terhadap radikalisme serta pelanggaran hukum.

Selain itu, Indonesia dan Malaysia kini juga tengah berusaha meningkatkan keamanan yang di tujukan di perbatasan laut masing-masing, yang mana warga Indonesia dan Malaysia pernah di culik dari kapal tunda dan kapal nelayan di beberapa bulan terakhir ini oleh kelompok Abu Sayyaf.

Comments

Berita Terhangat

To Top