Internasional

Donald Trump Di Amankan Petugas Saat Melakukan Kampanye Menjelang Pemilihan Presiden AS

Donald Trump Di Amankan

eKoran.co.id – Menjelang pemilihan Presiden Amerika Serikat pada 8 November 2016, berbagai insiden terjadi pada negara tersebut. Salah satunya pada Sabtu (5/11/2016), ketika Donald Trump tengah melakukan kampanye di tengah massa Reno, Nevada. Secara tiba-tiba ia di turunkan dari panggung tersebut dengan keamanan yang ketat.

Hal tersebut di picu setelah petugas keamanan mendapatkan laporan bahwa seorang pria memiliki sebuah pistol. Karenanya kandidat calon Presiden AS Donald Trump itu segera diamankan dan dibawa turun dari panggung untuk menghindari kejadian yang tidak di inginkan. Sedangkan pria yang membuat kekacauan tersebut sudah di tahan oleh petugas yang berwajib.

Setelahnya, calon Presiden Donald Trump memuji kinerja dari petugas keamanan dan menyatakan kalau mereka tidak akan cukup mendapatkan sebuah penghargaan saja. Dan kemudian Trump melanjutkan kembali pidato yang ditujukan kepada para peserta kampanye.

Namun beberapa menit kemudian setelah keadaan kembali normal, Donald Trump kembali ke atas panggung serta kembali melanjutkan pidatonya.

BACA JUGA :  AS Menjaga Turki Dari NATO

“Tidak ada yang mengatakan, jaminan keamanan itu mudah. Namun kami tidak akan berhenti membuat Amerika menjadi negara yang aman dan hebat,” ungkap Donald Trump dalam kampanyenya.

Sementara itu, pria yang membuat kekacauan diketahui bernama Austyn Crites ini membantah bahwa dirinya tidak memiliki senjata. Ia juga menjelaskan kalau ia diserang saat mengeluarkan plakatnya.

“Saya katakan berulang-ulang, saya tidak bisa bernafas, saya di bekap. Dan saya katakan kepada orang-orang ini,” jelas Austyn Crites.

Peristiwa ini bukanlah pertama kalinya bagi Donald Trump, karena di acara sebelumnya yang bertempat di Las Vegas muncul seorang lelaki asal negara Inggris yang bernama Micheal Sandford tengah mencoba untuk mengambil pistol dari seorang polisi dan mencoba untuk menembak Donald Trump. Namun aksi tersebut berhasil di gagalkan.

Comments

Berita Terhangat

To Top