News

Keterangan Saksi Ahli Bisa Perkuat Fakta Saat Gelar Perkara Kasus Ahok

Keterangan Saksi Ahli Bisa Perkuat Fakta Saat Gelar Perkara Kasus Ahok

eKoran.co.id – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bakal menggelar tahapan pertama pada awal penyelidikan dalam gelar perkara kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama, atau yang sering disebut Ahok.

Gelar kasus perkara ini nanti bakal berlangsung secara terbuka dan disiarkan langsung dari beberapa media. Sehingga jalannya penyelidikan dapat diikuti oleh semua orang.

Kapolri Komjen Pol Tito Karnavian mengatakan, pihak Polri hingga saat ini sudah memanggil dan memeriksa 11 pelapor dan juga 13 saksi dari pihak pelapor termasuk juga sembilan saksi ahli.

Saksi-saksi memang punya peranan penting dalam kasus dugaan penistaan agama ini, apalagi keterangan dari saksi ahli juga dapat memperkuat fakta baru.

Nantinya semua fakta yang terkumpul dari pihak pelapor dan juga saksi-saksi bakal dibahas secara adil dalam gelar perkara.

Dalam gelar perkara ini masih ada tahap penyelidikan dengan cara mengumpulkan semua keterangan seakurat mungkin dan sebanyak mungkin. Jika nanti terbukti ada unsur pidana pada dugaan kasus penistaan agama, maka akan dilanjutkan ke tahap penyidikan.

BACA JUGA :  Untuk Masalah LGBT, NU Minta Pemerintah Contoh Cina dan Singapura

Saksi ahli yang diperiksa oleh pihak polri sudah termasuk dari ahli pidana, ahli digital forensik, hingga ahli bahasa, dan juga terkait Surat Al Maidah ayat 51.

Kasus dugaan penistaan agama ini muncul setelah Ahok membuat pernyataan yang menghebohkan dunia maya. Sang petahana sebenarnya hanya ingin meluruskan supaya para pemilih pada pilkada DKI tidak tertipu dengan bujuk rayu dari pihak tertentu suapay tidak memilih Ahok dan pasangannya, Djarot Saiful Hidayat pada pilkada DKI tahun 2017 mendatang.

“Ahli bahasa amat diperlukan apakah memang ada unsur penghinaan atau tidak (terkait pernyataan Ahok di Kepulauan Seribu melalui rekaman rekaman video). Ada juga saksi dari MUI akan dihadirkan,” kata Tito seperti dalam keterangan pers kepada media, Sabtu (5/11).

Tito juga menjelaskan, saksi ahli pidana sangat penting sekali. Karena keterangannya dapat dimanfaatkan untuk tahu apakah ada unsur kesengajaan dalam kasus dugaan penistaan agama atau tidak.

Comments

Berita Terhangat

To Top