News

Perkara Kasus Ahok Bakal Digelar Secara Terbuka

Perkara Kasus Ahok Bakal Digelar Secara Terbuka

eKoran.co.id – Kasus penistaan agama yang menyangkut Basuki Tjahaja Purnama bikin heboh seluruh tanah air. Umat islam saling bersatu dan menyuarakan aspirasinya untuk mengusut tuntas kasus tersebut tanpa ada intervensi dari pihak lain.

Polri rencananya bakal menggelar kasus tersebut secara terbuka. Bahkan pihaknya akan mengundang beberapa pihal, seperti kejaksaan, Kompolnas dan juga media saat gelar perkara.

Dengan begitu tidak akan ada hal yang ditutupi. Sehingga semua orang tahu siapa nanti yang salah dan siapa juga benar.

“Kita kan hadirkan juga saudara terlapor saudara Basuki Tjahaja Purnama, kalau yang bersangkutan ingin hadir dipersilakan tetapi kalau tidak ingin hadir bisa diwakili penasihat hukum,” ujar kapolri Jenderal Tito Karnavian di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Sabtu (5/11/2016).

Menurut Tito, dirinya tidak akan menutup diri. Bahkan ia selalu terbuka kepada siapapun yang ingin memberikan masukan serta saran supaya kasus penistaan agama cepat terselesaikan dengan damai. Bapak kapolri juga meminta sarana dari beberapa pihak, seperti Kejaksaan, Kompolnas dan Komisi III DPR RI.

“Nanti selain penyidikan kita juga akan mengundang pihak eksternal yaitu dari kejaksaan dan tim dari Kompolnas sebagai pengawas kepolisian. Bahkan bisa juga kita akan mengundang, kami akan konsultasi dengan ketua komisi III (DPR RI, -red) yaitu tim dari komisi III beberapa orang yang ditugaskan untuk mengawasi proses kasus ini,” tambahnya.

BACA JUGA :  PKS Sangat Ingin Datangkan Risma ke Jakarta

Tito menegaskan, gelar perkara kasus Gubernur DKI Jakarta bakal disiarkan secara live melalui beberapa media.

“Ini dengan gelar perkara ini dilakukan secara terbuka dan melibatkan pihak-pihak terkait kemudian kita buka juga kepada publik yaitu melalui media secara live,” tegasnya.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menjelaskan, kasus yang menyeret nama Ahok harus segera diselesaikan dalam kurun waktu dua pekan.

“Kesimpulannya adalah soal saudara Ahok, kita akan tegakkan hukum, laksanakan dengan hukum yang tegas dan diselesaikan dalam dua minggu,” ujar JK di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2016).

JK juga menambahkan, walaupun proses hukum lebih dipercepat. Namun semuanya harus tetap sesuai dengan prosedur.

“Sehingga semua berjalan sesuai aturan hukum yang tegas,” tambahnya.

Comments

Berita Terhangat

To Top