Politik

Ahok Masih Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus Penistaan Agama

Ahok Masih Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus Penistaan Agama

eKoran.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama masih diperiksa oleh tim Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri terkait kasus penistaan agama.

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Ari Dono Sukmanto menjelaskan, dirinya tidak bisa langsung menetapkan Ahok sebagai tersangka. Semuanya harus melewati proses hukum dan itu semua perlu bukti yang kuat supaya kasusnya cepat terselesaikan.

“Melihat bahwa kegiatan itu ada pidananya atau tidak. Ada ahli dari hukum pidana. Terkait juga dengan masalah Pasal 156,” ungkap Ari di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (3/11/2016).

Saat ini sudah ada 22 orang yang diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penistaan agama. 7 orang diantaranya adalah saksi ahli agama, saksi ahli bahasa, dan juga saksi ahli hukum pidana. Untuk kedepannya masih ada beberapa saksi ahli yang dimintai kesaksiannya.

Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering disapa Ahok itu sudah dilaporkan terkait dugaan penistaan agama islam. Pihak Polda Metro Jaya juga sudah menerima laporan tersebut dari beberapa organisasi yang berbeda.

Tidak hanya itu saja, Ahok tidak mau tinggal diam. Dirinya malah balik melaporkan tentang potongan rekaman video yang jadi masalah dugaan penistaan agama semakin besar. Sehingga aksi saling lapor ini sudah tidak dapat dihindarkan.

BACA JUGA :  KPU : Papua Akan Terus Menggunakan Sistem Pemungutan Suara Noken

Awalnya potongan video itu muncul dari akun Facebook bernama “Si Buni Yani”. Dari video tersebut, Ahok sedang menemui warganya di Kepulauan Seribu.

Sayangnya niat baiknya itu malah merugikan dirinya sendiri, karena ia memberikan pidato dan mengutip sebuah ayat dari Al-Quran yang bertema tentang kepemimpinan.

Bermodalkan barang bukti potongan video yang jadi viral di media sosial itu, beberapa elemen dari organisasi otonom Muhammadiyah, seperti Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) langsung melaporkan orang nomor satu di Jakarta ke Polda Metro Jaya dengan dugaan penistaan agama.

Bahkan organisasi Forum Anti Penistaan Agama (FUPA) langsung datang ke Polda Metro Jaya untuk melaporkan Ahok dengan kasus yang sama.

Bermula dari dua laporan tersebut, Ahok diduga telah melanggar Pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Agus Andrianto mengungkapkan, dirinya sudah menerima delapan laporan tentang penistaan agama.

Comments

Berita Terhangat

To Top